Menjelang peringatan Hari Santri 2020, Ponpes Al Amin Mengadakan Rapat persiapan

Menjelang hari santri nasional yang akan jatuh pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2020, pondok pesantren Al Amin mengadakan rapat guna menyiapkan rangkaian acara untuk memperingati hari santri nasional. Rapat ini dihadiri oleh pimpinan dan seluruh guru yang ada di lingkungan pondok pesantren Al Amin kapuas, baik dari guru madrasah Tsanawiyah, madrasah Aliyah, maupun SMK. Rapat ini di pimpin oleh Ustadz H. Suryani jiddy, LC, dalam pemaparannya beliau menjelaskan agar peringatan hari santri nantinya akan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana yang telah disepakati bersama. Ditengah pandemi Covid-19, peringatan hari santri tahun ini akan dilakukan secara berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ustadz H. Suryani jiddy, LC menekankan agar rangkaian kegiatan hari santri tetap menggunakan protokol kesehatan secara ketat, seperti wajib menggunakan masker bagi seluruh peserta peringatan, serta melakukan social distancing dengan tanpa mengurangi khidmat dan kekhusyukan dalam menjalani peringatan hari santri tahun ini.

Adapun hari santri telah diperingati setiap tahun dimulai dari tahun 2015, sehingga pada tahun ini pondok pesantren Al Amin telah melakukan peringatan hari santri selama 5 tahun. Adapun tujuan dari peringatan hari santri ini adalah sebagai pengingat dan untuk meneladani semangat jihad para santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan oleh para ulama. Tanggal 22 Oktober juga merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

Pembuatan Telur Asin

Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas pada bulan September 2009 mendapatkan bantuan permodalan dari PT. PLN Cabang Kapuas sebanyak Rp 7,5 juta untuk mendanai kegiatan pembuatan telur asin. Kegiatan tersebut dilakukan oleh para santri seminggu sekali. Proses pembuatan telur asin ini memakan waktu 5 hari. Jumlah telur yang dibuat per minggu sebanyak 200 butir. Hasilnya di jual ke masyarakat di sekitar Pondok Pesantren dan Palingkau.

Proses pembuatan telur asin
Proses pembuatan telur asin

Sekilas Tentang Pondok Pesantren Al-Amin

Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amin terletak di Jl. Pemuda Km. 20, Desa Anjir Palambang, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Ponpes ini didirikan pada tahun 1999 dibawah binaan Yayasan Islam Al-Amin (Akta notaris Nomor 7 Tanggal 8 Pebruari 1996). Adapun susunan organisasi yayasan pada waktu itu adalah sebagai berikut:

Dewan pendiri

  1. Penasehat : H. Hamdani, Drs. H. Rusli Imus
  2. Ketua : Atok Sunu Prastowo, S.Pd
  3. Wakil Ketua  : Drs. Zuhdi Efendi
  4. Sekretaris : Arianto, S.Pd
  5. Bendahara : Zulfiqar Aly Akbar, S.E

 Pimpinan pondok pesantren  : H. Suriani Jiddy, Lc.

Sedangkan kegiatan pondok pesantren pada waktu itu meliputi:

  1. Madrasah Aliyah (status terdaftar)
  2. Pusat Studi Islam (Pengajian/Tadarus Al-Qur’an), dialog/diskusi materi keislaman
  3. Majelis Ta’lim

Jumlah santri sebagai berikut:

  1. Santri Madrasah Aliyah Kelas I 23 orang, Kelas II 20 orang
  2. Santri TKA/TPA sebanyak 35 orang
  3. Peserta kursus bahasa Arab dan Inggris sebanyak 74 orang

Jumlah tenaga pengajar adalah sebagai berikut:

  1. Madrasah aliyah : 12 orang
  2. TPA/TKA  : 2 orang
  3. Kursus Bahasa Arab/Inggris : 1 orang

Sarana-sarana yang dimiliki oleh ponpes pada saat itu adalah:

  1. Ruang kelas sebanyak 2 buah dengn ukuran @ Rp 15,5 m x 7,5 m
  2. Sarana MCK sebanyak 2 buah
  3. Asrama putera sebanyak 1 (satu) unit dengan ukuran 8 m x 4 m (kondisi darurat)
  4. Listrik dengan daya 1.300 VA

Adapun luas tanah yang ditempati oleh ponpes adalah seluas 7.955 meter persegi dengan status tanah wakaf (Akta Ikrar Wakaf No. 74 tahun 1998).