Bantuan Bibit Ikan Lele dari BBAT Mandiangin

Sabtu(26/10). SMK Al Amin yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al Amin kembali mendapatkan bantuan dari Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Mandiangin. Perwakilan dari BBAT Mandiangin disambut langsung oleh perwakilan dari pondok pesantren Al Amin, Bapak Giyar, S.pd serta para santri yang berada di lingkungan pondok pesantren Al Amin serta petugas pelaksana lapangan (PPL) ibu Sarmini Eka Wijaya, S.Pi. Diharapkan bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas kolam ikan yang dimiliki oleh pondok pesantren Al Amin. Saat ini pondok pesantren Al Amin memiliki tiga jenis kolam ikan yaitu dengan sistem tanah, tembok dan bioflok.

BBAT Mandiangin beralamat di Jl. Tahura Sultan Adam km 14, Mandiangin Kec. Karang Intan, Kab. Banjar Kalimantan Selatan. BBAT Mandiangin merupakan sebuah badan  yang dibentuk untuk mendukung Industrialisasi Perikanan Budidaya. Wilayah kerja badan ini meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Bali. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor: PER.09/MEN/2006, Balai Budidaya Air Tawar Mandiangin mempunyai tugas melaksanakan penerapan teknik perbenihan dan pembudidayaan ikan air tawar serta pelestarian sumberdaya induk, benih ikan dan lingkungan air tawar.

Peringati Hari Santri 2020, Ponpes Al Amin mengadakan Upacara dan Istighosah

Hari santri tahun 2020 kembali diperingati oleh warga pondok pesantren Al Amin baik dari pimpinan, ustadz-ustadz, serta para santri. Dengan menggunakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak, rangkaian peringatan hari santri 2020 dimulai dengan mengadakan upacara bendera, dipimpin oleh inspektur upacara pimpinan pondok pesantren Al Amin ustadz Suryani Jiddy, Lc serta komandan upacara saudara Izlan. upacara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih dengan petugas pengibar bendera, saudara Muhammad Fauzi, Muhamad Atiq Adani, dan Bayu Andrean. selanjutnya seluruh peserta upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Hari Santri Nasional. selanjutnya penyampaian amanat oleh Inspektur Upacara, dalam amanatnya, ustadz Suryani Jiddy, Lc menekankan bahwa hari santri diperingati untuk mengenang perjuangan para santri dalam melawan penjajah yang dipimpin dan digelorakan oleh para ulama, sehingga kita sebagai generasi muda santri harus selalu meneladani semangat perjuangan para santri terdahulu dalam mengusir penjajah dari Tanah Air. selanjutnya upacara ditutup dengan pembacaan doa yang di pandu oleh saudara Yusep Ahmad.

Setelah mengadakan upacara, para ustadz dan santri bergegas menuju ke masjid untuk mengadakan Istighosah yang tentunya tetap menggunakan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan menjaga jarak. Acara istighosah dimulai dengan pembacaan ma’tsurat oleh pimpinan pondok pesantren, para ustadz, santriwan dan santriwati. Setelah menyelesaikan pembacaan Ma’tsurat, seluruh peserta Istighosah secara bersama-sama memanjatkan doa yang dipimpin oleh ustadz Suryani Jiddy, Lc. agar wabah COVID-19 ini segera di angkat dari negeri ini, dan Indonesia selalu diberi keberkahan dan keselamatan, serta para pemimpin negeri ini diberi hidayah dan di bimbing dalam menjalankan amanahnya memimpin negeri ini.

Acara Istighosah ini ditutup dengan penampilan pidato serta pembacaan puisi dari perwakilan para santri. Adapun penampilan pidato diwakili oleh saudara Miftahul Karim. Dalam penyampaiannya, Saudara Miftahul Karim berharap agar pandemi Covid-19 segera di angkat dari negeri ini, sehingga kehidupan berjalan kembali normal seperti biasa. Selanjutnya pembacaan puisi oleh saudari Fitriani dengan mengangkat tema Corona.

Adapun hari santri telah diperingati setiap tahun dimulai dari tahun 2015, sehingga pada tahun ini pondok pesantren Al Amin telah melakukan peringatan hari santri yang ke-5. Adapun tujuan dari peringatan hari santri ini adalah sebagai pengingat dan untuk meneladani semangat jihad para santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan oleh para ulama. Tanggal 22 Oktober juga merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan resolusi jihad yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

Menjelang peringatan Hari Santri 2020, Ponpes Al Amin Mengadakan Rapat persiapan

Menjelang hari santri nasional yang akan jatuh pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2020, pondok pesantren Al Amin mengadakan rapat guna menyiapkan rangkaian acara untuk memperingati hari santri nasional. Rapat ini dihadiri oleh pimpinan dan seluruh guru yang ada di lingkungan pondok pesantren Al Amin kapuas, baik dari guru madrasah Tsanawiyah, madrasah Aliyah, maupun SMK. Rapat ini di pimpin oleh Ustadz H. Suryani jiddy, LC, dalam pemaparannya beliau menjelaskan agar peringatan hari santri nantinya akan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana yang telah disepakati bersama. Ditengah pandemi Covid-19, peringatan hari santri tahun ini akan dilakukan secara berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ustadz H. Suryani jiddy, LC menekankan agar rangkaian kegiatan hari santri tetap menggunakan protokol kesehatan secara ketat, seperti wajib menggunakan masker bagi seluruh peserta peringatan, serta melakukan social distancing dengan tanpa mengurangi khidmat dan kekhusyukan dalam menjalani peringatan hari santri tahun ini.

Adapun hari santri telah diperingati setiap tahun dimulai dari tahun 2015, sehingga pada tahun ini pondok pesantren Al Amin telah melakukan peringatan hari santri selama 5 tahun. Adapun tujuan dari peringatan hari santri ini adalah sebagai pengingat dan untuk meneladani semangat jihad para santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan oleh para ulama. Tanggal 22 Oktober juga merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

Kunjungan Pemprov Kalimantan Tengah ke Pondok Pesantren Al Amin

pada hari Selasa tanggal 13 Oktober 2020, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang, Dinas Pertanian dan Peternakan, berkunjung ke pondok pesantren Al Amin. Pada kunjungan kali ini, disambut secara langsung oleh ketua yayasan bapak Agus Setiawan, S.pd dan pimpinan pondok pesantren Al Amin ustadz Suryani jiddy, LC beserta para asatidz lainnya, rombongan Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah, mengadakan pertemuan di ruang kantor Madrasah Aliyah Al Amin, dalam pertemuan membahas tentang rencana kerjasama antar dinas terkait dengan pondok pesantren Al Amin, sehingga nantinya pondok pesantren Al Amin bisa menjadi lebih berdaya dan mandiri dalam mengelola berbagai potensi sumber daya yang ada di lingkungan pondok pesantren Al Amin.

Selanjutnya rombongan pemerintah provinsi Kalimantan Tengah, meninjau langsung berbagai fasilitas yang di miliki oleh pondok pesantren Al Amin seperti kolam dengan media tanah semen maupun bioflok, fasilitas pembuatan pakan ikan, fasilitas pembibitan ikan, serta asrama guru. Kunjungan ini diakhiri dengan shalat Dzuhur bersama dengan imam ustadz Suryani jiddy, LC di masjid Halimah Abdu Musa Al Badri (Ummu Khalid). Semoga dengan adanya silaturahmi pemerintah provinsi Kalimantan Tengah ke pondok pesantren Al Amin, dapat semakin merekatkan hubungan yang sudah terjalin selama ini.

Kunjungan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas ke Pondok Pesantren Al Amin

Pondok Pesantren Al Amin kembali mendapat kunjungan dari dinas perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas dalam hal ini diwakili oleh ibu Fatmawati, S.Pi selaku kepala bagian pemberdayaan budidaya perikanan beserta rombongan. Ibu Fatmawati, S.Pi beserta rombongan disambut secara langsung oleh bapak Giyar, S.pd selaku perwakilan Pondok pesantren serta SMK Al Amin. pada kunjungan kali ini ibu Fatmawati, S.Pi beserta rombongan meninjau langsung proses pembuatan pakan ikan di lingkungan pondok pesantren Al Amin, serta beliau melakukan pengukuran tanah terkait dengan bantuan dari kementerian Kelautan dan Perikanan tentang budidaya pakan ikan dari cacing sutera.

Kunjungan dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas

Dalam pemaparannya, ibu Fatmawati, S.Pi berharap agar bantuan budidaya cacing sutera ini dapat meningkatkan kualitas pakan ikan sehingga akan menambah kualitas ikan yang dihasilkan dari budidaya ikan yang telah dilakukan pondok pesantren Al Amin. Beliau juga berharap agar pondok pesantren Al Amin bisa menjadi role model bagi pondok pesantren lainnya di kabupaten Kapuas khususnya, maupun di provinsi Kalimantan Tengah. Di akhir kunjungan beliau juga berkesempatan untuk menyapa beberapa santri pondok pesantren Al Amin. Terima Kasih atas kunjungannya.

Pelatihan Bimtek KMA 183 dan 184 untuk Guru Mata Pelajaran Al-quran Hadits Madrasah Tsanawiyah

Pelatihan hari pertama

Madrasah Tsanawiyah Al Amin Kapuas menjadi tuan rumah bagi guru-guru mata pelajaran Alquran dan Hadits untuk pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keputusan Menteri Agama (KMA) 183 dan 184 tentang Kurikulum pendidikan agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab. kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu dari Rabu dan Kamis (7-8 OKtober 2020) melalui daring via Zoom, adapun kegiatan ini diadakan secara langsung dari direktorat Kurikulum, sarana, dan Kesiswaan Madrasah adapun waktu pelaksanaannya dari jam 07.30 sampai jam 16.30 WIB. pada kegiatan ini, hadir pula beberapa guru mata pelajaran Alquran Hadits dari Madrasah Tsanawiyah lain, adapun guru yang hadir selama pelatihan bimtek ini adalah :

  1. M. Syarifudin dari MTS Al Hidayah Dadahup
  2. Ani Apwani, S.pd.I dari MTS Noor Hidayah Darussalam
  3. Dewi Rahayu, S.pd.I dari MTS Thalabul Irsyad
  4. ST. Patimah, S.pd.I dari MTS Hidayatullah Handiwung
  5. Gazali Rahman, S.pd.I dari MTS Sullamussalam
  6. Asnan, S.pd.I dari MTS Nurul Falah Dadahup
  7. Linda ,S.pd dari MTS Fathussalam

adapun dari MTs Al Amin Kapuas diikuti oleh ibu Noor Aida, S.pd.I selaku guru pengampu mata pelajaran Alquran Hadits. semoga pelatihan bimtek yang telah dilaksanakan selama dua hari dapat bermanfaat dan dapat menjadi solusi bagi pembelajaran di tengah pandemi ini.

Pelatihan Hari Kedua

Pelatihan Bimtek Implementasi KMA 183 tahun 2019 bagi guru Mapel Al-quran Hadits MA Al Amin

Senin (5/10). Pada masa pandemi ini pembelajaran perlu menyesuaikan diri, yang biasanya melakukan tatap muka maka saat ini berubah menjadi pembelajaran daring, tak terkecuali bagi guru Al-quran hadits. maka dari itu direktorat jenderal Kementerian Agama mengadakan pelatihan bimbingan teknis implementasi KMA 183 tahun 2019 bagi para guru Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia tak terkecuali guru dari Madrasah Aliyah Al Amin yang mengampu mata pelajaran Al-quran Hadits yaitu ibu Erna Rustiana, S.pd.

Pelatihan Bimtek ini dilaksanakan selama dua hari yaitu hari senin dan selasa tanggal 5-6 OKtober 2020, pelatihan bimtek dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom. Adapun pemateri adalah bapak Suyanto, beliau menjelaskan bahwa penyesuaian di masa pandemi ini mutlak dilakukan agar proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan baik, sehingga diharapkan para guru mata pelajaran Al-quran Hadits dapat menyesuaikan diri, sehingga pembelajaran tetap berjalan secara efektif.

Kunjungan Kerja Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas ke Ponpes Al Amin

Pada Hari Sabtu tanggal 3 Oktober 2020 Pondok Pesantren Al Amin Kapuas kedatangan tamu istimewa dari dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Pada kunjungan kali ini, Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Kapuas diwakili oleh Ibu Fatmawati, S.Pi selaku kepala Bidang Pemberdayaan budidaya perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas. Kedatangan beliau langsung disambut oleh Kepala sekolah SMK Al Amin bapak Supriyanto, S.Pd serta para guru SMK Al Amin diantaranya Bapak Giyar, S.Pd dan ibu Rahmi, S.Pi. Ibu Fatmawati, S.Pi beserta rombongan meninjau langsung budidaya perikanan yang telah dilakukan oleh Pondok Pesantren Al Amin, beliau sangat mengapresiasi sistem budidaya perikanan di lingkungan Ponpes yang menggunakan sistem Bioflok, Kolam Tanah dan Semen.

Bu Fatmawati, S. Pi (Kiri)Kabid Pemberdayaan Budidaya Perikanan Kabupaten Kapuas

Pada kunjungan kali ini beliau bermaksud juga untuk mengetahui keadaan yang riil di lapangan bagaimana budidaya perikanan di beberapa Pondok Pesantren wilayah Kabupaten Kapuas. Beliau juga mengharapkan agar pondok pesantren Al Amin bisa menjadi pecontohan untuk pondok pesantren lainnya yang ada di Kabupaten Kapuas dan semoga ke depannya dapat mepererat kerjasama dengan dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas, apalagi saat ini SMK Al Amin telah memiliki jurusan perikanan sehingga diharapkan nantinya lulusan dari SMK Al Amin dapat menjadi lulusan yang mandiri serta dapat berwirausaha sendiri terutama di sektor perikanan.

Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan bersama Bank Indonesia

KAPUAS(17/09) – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan secara daring bertempat di Pondok Pesantren Al Amin Kapuas.

Kegiatan Pelatihan secara daring ini selain diikuti oleh santri pondok pesantren Al Amin juga diikuti oleh perwakilan dari pondok pesantren Al Muhajirin Antang Kapuas.

Narasumber pada kegiatan Pelatihan ini yaitu bapak usni dari sukabumi.

Dalam sambutan nya Pimpinan Pondok Pesantren Al Amin Kapuas Ust. H. Suriani Jiddy, Lc menyambut baik kegiatan pelatihan ini serta mengucapkan Terima kasih atas bantuan serta bimbingan dari Bank Indonesia selama ini terhadap perkembangan dunia usaha khususnya Perikanan di Pondok Pesantren Al Amin Kapuas.

Kegiatan ini dimulai dari Pukul 08.30 sampai dengan jam 12.00. Kegiatan ini juga langsung praktek membuat pakan ikan yang dipandu oleh narasumber secara virtual.

Latihan PASKIBRAKA di Kecamatan Pulau Petak

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke- 75, Pemerintah Kecamatan Pulau Petak Menyelenggarakan upacara kebesaran dihalaman kantor kecamatan Pulau Petak dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Pondok Pesantren Al Amin dalam hal ini dipercaya untuk mengibarkan bendera merah putih pada hari kemerdekaan nanti. 3 orang santri yang menjadi pengibar bendera adalah, Muhammad Atiq Adhani, Bayu Andrean dan Muhammad Fauzi.

Dari kiri ke kanan (Fauzi, Bayu dan Dhani) ketika latihan pengibaran bendera

Upacara kali ini di upayakan untuk tetap khidmat dan meriah walau tidak seperti tahun tahun sebelumnya, mengingat kondisi yang masih berada di tengah pandemi COVID-19.

Kita berharap dengan semangat Kemerdekaan ini juga menumbuhkan semangat untuk mencegah penularan COVID-19 dilingkungan kecamatan Pulau Petak.